bahasfilm — Drive-Away Dolls adalah film road movie komedi kriminal terbaru arahan Ethan Coen yang dirilis pada Februari 2024. Film ini menjadi sorotan karena merupakan film naratif pertama Ethan Coen tanpa sang kakak, Joel Coen. Mengusung tema queer dengan gaya B-movie yang nyeleneh dan penuh warna, film ini menghadirkan petualangan absurd dua sahabat lesbian yang terjebak dalam skandal politik. Bagi penggemar film-film Coen bersaudara, bahasfilm merekomendasikan tontonan ini sebagai hiburan yang segar dan berani.
BACA JUGA : Review Film The Bow (2005): Cinta, Obsesi, dan Panah di Atas Perahu Tua
Sinopsis Singkat Drive-Away Dolls
bahasfilm Berlatar tahun 1999, Drive-Away Dolls mengikuti dua sahabat karib dengan kepribadian bertolak belakang. Jamie (Margaret Qualley) adalah perempuan lesbian yang bebas dan eksentrik. Ia baru saja putus cinta dari kekasihnya. Marian (Geraldine Viswanathan) adalah sahabat Jamie yang pemalu dan sangat perlu “melonggarkan diri”.
Keduanya memutuskan perjalanan dadakan dengan mobil sewaan dari Philadelphia menuju Tallahassee, Florida. Namun karena kesalahan pengambilan mobil di layanan drive-away car service, mereka tanpa sengaja membawa koper misterius. Koper itu diburu oleh sekelompok kriminal canggung dan seorang senator jahat. Petualangan mereka diwarnai kunjungan ke bar-bar queer serta penemuan mengerikan berupa kepala manusia di dalam kotak topi.
Spoiler Alur dan Akhir Cerita Drive-Away Dolls
PERINGATAN: Bagian ini mengandung spoiler besar untuk film Drive-Away Dolls. Lewati ke bagian berikutnya jika Anda belum menonton.
Awal Mula Kekacauan
Di Philadelphia tahun 1999, seorang pria bernama Santos (Pedro Pascal) duduk gugup memegang koper. Ia keluar terburu-buru dan diikuti bartender yang kemudian membunuh serta memenggal kepalanya di gang. Sementara itu, Jamie diusir dari apartemen oleh kekasihnya, Sukie (Beanie Feldstein), akibat perselingkuhan Jamie. Marian yang sedang patah hati berencana mengunjungi bibinya di Tallahassee. Jamie pun mengajak diri bergabung.
Masalah dimulai ketika mereka mengambil mobil yang salah dari layanan drive-away milik Curlie (Bill Camp). Mobil itu seharusnya berisi koper misterius milik Santos. Di tengah perjalanan, Jamie dan Marian menemukan isi koper tersebut: empat cetakan plester penis, salah satunya milik Senator Gary Channel (Matt Damon).
Klimaks
Jamie dan Marian diculik oleh Arliss, Flint, dan The Chief (Colman Domingo) kriminal yang memburu koper. Saat terikat, mereka menyaksikan pertengkaran para penculik. Flint yang muak diperlakukan semena-mena menembak Arliss dan The Chief. Dalam kekacauan itu, Jamie dan Marian berhasil melarikan diri.
Mereka menelepon Senator Channel dan membuat kesepakatan: koper dikembalikan dengan imbalan uang. Senator setuju dan bertemu di sebuah bar. Namun setelah transaksi selesai, senator mencoba menembak Jamie dan Marian. Sukie mantan kekasih Jamie yang kebetulan berada di lokasi menembak Senator Channel.
Akhir Cerita
Senator Channel dipenjara dan skandal cetakan penisnya terekspos ke publik. Namun twist terakhir: Jamie mengaku telah membuat cetakan plester tambahan dari penis senator. Cetakan itu secara tidak sengaja mereka tinggalkan di hotel dan kini berada di tangan bellhop. Jamie dan Marian akhirnya memutuskan menikah setelah hubungan mereka semakin intens pasca-kejadian mengerikan itu.
Karakter dan Pemeran Drive-Away Dolls
bahasfilm Berikut daftar lengkap karakter dan pemeran dalam Drive-Away Dolls:
| Pemeran | Karakter | Deskripsi |
|---|---|---|
| Margaret Qualley | Jamie | Perempuan lesbian bebas dan eksentrik. Ia mengajak Marian dalam perjalanan untuk melupakan mantannya. |
| Geraldine Viswanathan | Marian | Sahabat Jamie yang pemalu dan sangat “tertib”. Perjalanan ini jadi kesempatannya melonggarkan diri. |
| Beanie Feldstein | Sukie | Mantan kekasih Jamie yang bekerja sebagai polisi. Ia mengusir Jamie di awal film. |
| Colman Domingo | The Chief | Pemimpin para kriminal yang memburu koper misterius. |
| Pedro Pascal | Santos / The Collector | Pria bertugas mengantarkan koper, namun tewas dipenggal di awal film. |
| Matt Damon | Senator Gary Channel | Senator Florida yang cetakan penisnya jadi inti skandal. |
| Bill Camp | Curlie | Pemilik layanan drive-away car service yang jadi awal kekacauan. |
| Joey Slotnick & C.J. Wilson | The Goons (Arliss & Flint) | Dua preman canggung yang mengejar Jamie dan Marian. |
Cameo Spesial
Miley Cyrus juga tampil dalam cameo di film ini. Ia muncul dalam adegan-adegan psychedelic yang disisipkan di antara transisi.
Detail Produksi Film Drive-Away Dolls
bahasfilm Drive-Away Dolls diproduksi dengan detail berikut:
Drive-Away Dolls adalah film naratif pertama Ethan Coen tanpa saudaranya Joel. Sebelumnya ia hanya menyutradarai film dokumenter Jerry Lee Lewis: Trouble in Mind (2022) secara solo. Film ini juga menjadi proyek pertama Coen bersama istrinya, Tricia Cooke, yang bertindak sebagai co-penulis skenario sekaligus editor.
Sinematografi dan Gaya Visual Drive-Away Dolls
bahasfilm Sinematografer Ari Wegner diajak bergabung setelah Ethan Coen dan Tricia Cooke terkesan dengan karyanya di Zola dan The Power of the Dog.
Gaya B-Movie yang Disengaja
Wegner sengaja menghadirkan gaya B-movie yang tidak terlalu serius. Film ini terinspirasi dari sineas seperti Russ Meyer, John Waters, dan Pedro Almodóvar. Coen sendiri menyebutnya sebagai “a trashy movie”.
Beberapa teknik yang digunakan:
- Lensa lebar yang didekatkan ke aktor untuk meningkatkan efek komedi.
- Transisi unik dan tidak biasa dengan berbagai variasi sepanjang film.
- Pencahayaan tidak terikat realisme memberi kebebasan untuk melakukan apa pun yang terbaik bagi cerita.
- Nuansa campy dalam tradisi Russ Meyer dan Doris Wishman.
Road Movie yang Dinamis
Meski seluruh film syuting dilakukan di Pittsburgh, tim produksi berhasil menciptakan ilusi perjalanan dari Philadelphia ke Florida. Suhu warna pencahayaan dibuat semakin hangat seiring perjalanan karakter ke selatan.
Detail Teknis
- Kamera: Arri Alexa 35 dalam mode 4.6K 3:2 Open Gate
- Aspek rasio: 1.85:1
- ISO: Sebagian besar di 1.600, dengan beberapa adegan low-light di 3.200
Desain Produksi
Production designer Yong Ok Lee (sebelumnya menggarap Minari) menciptakan berbagai lokasi dengan penggunaan warna untuk memetakan perjalanan. Ia juga menghadirkan nuansa noir pada setiap bar queer yang dikunjungi karakter.
Poin-Poin Penting dalam Alur Film Drive-Away Dolls
bahasfilm Berikut poin-poin menarik dari Drive-Away Dolls:
- Koper Misterius Berisi Cetakan Penis Inti konflik film adalah koper berisi empat cetakan plester penis, termasuk milik seorang senator. Ini menjadi komedi situasi absurd sekaligus satir politik.
- Kepala Manusia di Dalam Kotak Topi Salah satu penemuan mengerikan yang menambah nuansa kriminal. Kepala itu milik Santos yang dipenggal di awal film.
- Hubungan Jamie & Marian Dari sahabat menjadi pasangan romantis setelah melewati situasi hidup-mati. Akhir film menunjukkan mereka memutuskan menikah.
- Kritik Sosial melalui Komedi Film ini adalah homage terhadap film eksploitasi B-movie. Namun dengan protagonis queer yang percaya diri tanpa perlu membenarkan identitas mereka.
- Setting Tahun 1999 Latar waktu akhir milenium memberikan nuansa nostalgia dan estetika khas era tersebut.
- Transisi Psychedelic Adegan surealis dengan cameo Miley Cyrus disisipkan di antara transisi, menambah nuansa kocak dan tidak terduga.
- Twist Akhir Jamie ternyata telah membuat cetakan tambahan penis senator yang tertinggal di hotel. Skandal akan terus menghantui sang senator selamanya.
- Inspirasi dari Cynthia Plaster Caster Konsep cetakan plester penis dalam film terinspirasi dari seniman asal Chicago, Cynthia Plaster Caster, yang terkenal dengan karya cetakan plester alat kelamin musisi rock.
Review dan Rating Drive-Away Dolls
bahasfilm Berikut ulasan dan rating dari agregator terkemuka untuk Drive-Away Dolls:
Rotten Tomatoes
- Skor Kritik: 64% (berdasarkan 253 ulasan kritik)
- Rating Rata-rata: 6.1/10
- Konsensus: “The appealing odd-couple chemistry between Margaret Qualley and Geraldine Viswanathan helps Drive-Away Dolls power past its overly familiar screenplay and erratic execution.”
Metacritic
IMDb
- Rating Pengguna: Bervariasi, dengan banyak pengguna memberikan skor di kisaran 5-7/10
- Beberapa pengguna memuji sinematografi unik dan arahan atmosferik
Survei Penonton
Ulasan Kritikus Terpilih
| Publikasi | Skor | Kutipan |
|---|---|---|
| RogerEbert.com | 3.5/4 | “Sometimes, there is the slightest air of obviousness in Drive-Away Dolls… But that doesn’t lessen the nostalgic bliss the film stirs in one with all its foul-mouthed, naughty glory.” |
| The Guardian | 80/100 | “A wild detour chock-a-block with wild detours… an essential work in the Coen corpus.” |
| Empire | 80/100 | “As furiously funny as it is helplessly horny, this lesbian road movie simultaneously feels exactly like a Coen brothers film — and entirely its own thing, too.” |
Kesimpulan Film Drive-Away Dolls
bahasfilm Drive-Away Dolls adalah film yang berani, kocak, dan tidak mengambil diri terlalu serius. Dengan durasi singkat 84 menit, film ini menghadirkan petualangan absurd dua sahabat lesbian yang terjebak dalam skandal politik dan kejaran kriminal.
Meski mendapat tanggapan beragam dari kritikus—dengan skor Metacritic 56 dan Rotten Tomatoes 64% film ini tetap dihargai karena kimia apik antara Margaret Qualley dan Geraldine Viswanathan. Gaya sinematografi B-movie yang unik juga menjadi nilai tambah tersendiri. Yang paling penting, film ini berani menghadirkan protagonis queer tanpa menjadikan seksualitas sebagai “poin utama” cerita.
Bagi penggemar film-film Coen Brothers yang mengusung gaya screwball comedy dan absurditas khas, Drive-Away Dolls layak dinikmati. Terutama jika Anda menyukai film-film seperti The Big Lebowski dengan sentuhan queer dan B-movie yang lebih “liar”. Untuk ulasan dan rekomendasi film lainnya, kunjungi bahasfilm sebagai sumber referensi terpercaya Anda.

