Review Film Operation Fortune: Ruse de Guerre – Januari 2023

bahasfilm – Menjadi penggemar berat film mata-mata, saya selalu penasaran dengan racikan Guy Ritchie. Kali ini, redaksi bahasfilm akan mengulas Operation Fortune: Ruse de Guerre. Film ini rilis di Indonesia pada 25 Januari 2023. Durasi tayangnya sekitar 1 jam 54 menit. Genre yang diusung adalah aksi-komedi yang segar. Kami di bahasfilm [Eksternal] mencoba mengupas tuntasnya untuk Anda.

BACA JUGA : Solo Leveling ReAwakening : Ringkasan Cerita dan Awal Kebangkitan Jinwoo


Sinopsis Resmi dari Tim bahasfilm

Alur cerita berpusat pada Orson Fortune (Jason Statham). Dia adalah agen super elit yang disewa badan intelijen Inggris. Misinya sangat krusial. Ia harus menghentikan penjualan teknologi senjata baru. Teknologi itu dikuasai oleh Greg Simmonds (Hugh Grant). Simmonds adalah broker senjata miliarder yang sangat licik.

Untuk mendekati Simmonds, Fortune membentuk tim khusus. Ada Sarah Fidel (Aubrey Plaza) sebagai ahli IT. Ada JJ Davies (Bugzy Malone) sebagai penembak jitu. Mereka juga dibantu Nathan Jasmine (Cary Elwes). Trik paling unik dari tim bahasfilm ini adalah merekrut aktor Hollywood. Namanya Danny Francesco (Josh Hartnett). Ia menjadi umpan karena Simmonds adalah penggemar beratnya.


Spoiler Alur Cerita (Versi bahasfilm)

Peringatan: Tulisan ini mengandung bocoran besar!

Konflik utama dimulai saat Simmonds hendak menjual senjata ke pembeli gelap. Fortune menyusup dengan menyamar. Namun, operasi menjadi rumit karena muncul tim agen saingan. Mereka sama-sama memburu Simmonds. Hal ini menciptakan kekacauan yang saling curiga.

Menurut catatan bahasfilm, puncak cerita sangat menarik. Simmonds justru lebih tertarik pada Danny Francesco daripada urusan senjata. Fortune memanfaatkan obsesi ini. Ia menjebak Simmonds dalam perangkap akting palsu. Akhirnya, transaksi senjata berhasil digagalkan. Kami di bahasfilm menyarankan Anda tetap duduk. Ada adegan post-credits yang mengisyaratkan sekuel.


Profil Pemain dan Karakter Utama

Berikut daftar pemain yang menghidupkan film ini. Tim bahasfilm merangkum peran mereka secara singkat.

PemeranKarakterDeskripsi Peran
Jason StathamOrson FortuneAgen freelance dengan gaya tempur brutal namun cerdas.
Hugh GrantGreg SimmondsAntagonis karismatik yang suka bermain api.
Aubrey PlazaSarah FidelAhli teknologi dengan komedi deadpan yang memikat hati.
Josh HartnettDanny FrancescoAktor top yang menjadi “kunci” pembuka misi.
Cary ElwesNathan JasminePerantara tim dengan markas intelijen.
Bugzy MaloneJJ DaviesPenembak jitu yang selalu siap di posisi.

Penampilan Hugh Grant paling banyak dibahas. Ia berhasil memerankan penjahat dengan sentuhan clownish. Aubrey Plaza juga mencuri perhatian besar. Banyak kritikus sepakat dengan bahasfilm soal hal ini.


Proses Kreatif di Balik Layar

Guy Ritchie menyutradarai film ini bersama Ivan Atkinson. Mereka menulis naskah secara dinamis. Menariknya, 90% dialog lahir dari improvisasi di lokasi syuting. Hal ini diakui langsung oleh Jason Statham. Ritchie bahkan menonton banyak film aksi klasik sebagai riset. bahasfilm melihat ini sebagai ciri khas sang sutradara.

Sinematografi dan Lokasi Syuting

Alan Stewart bertindak sebagai sinematografer utama. Ia menggunakan kamera Sony Venice 4K XT. Rasio aspek yang dipakai adalah 2.39:1 (Scope). Proses syuting berlangsung di Turki, Qatar, dan Inggris. Adegan di Kaleiçi, Turki, melibatkan pedagang lokal asli. Efek visual atau VFX digarap oleh studio MagicLab dari Praha. Mereka memproduksi lebih dari 900 shot ledakan. Tim bahasfilm menilai kualitas visualnya sangat tajam dan berkelas.


7 Momen Penting Pilihan bahasfilm

bahasfilm [Internal] memilih 7 poin terbaik dari film ini:

  1. Kolaborasi Kelima: Ini film kelima Ritchie dan Statham. Chemistry mereka sangat matang.
  2. Hugh Grant yang Berbeda: Ia sangat cocok sebagai antagonis eksentrik.
  3. Komedi Aubrey Plaza: Setiap dialognya terasa segar dan tidak membosankan.
  4. Dialog Dewasa: Film ini sarat dengan humor gelap khas Inggris.
  5. Easter Egg Klasik: Ada adegan yang merujuk pada film The Princess Bride.
  6. Penundaan Rilis: Film ini tertunda karena isu geopolitik Ukraina.
  7. Adegan Akhir: Jangan lewatkan momen setelah kredit bergulir.

Skor Rating dan Resepsi Kritikus

Berdasarkan pantauan tim bahasfilm, berikut skor dari agregator dunia:

PlatformSkor AkhirKeterangan
IMDb6,3 / 10Dinilai oleh lebih dari 91.000 pengguna.
Rotten Tomatoes51% (Kritik) & 82% (Audience)Kritikus mencap “Rotten”, tapi penonton menyukainya.
Metacritic51 / 100Termasuk kategori “Mixed or Average”.

Di box office global, film ini meraup $49 juta. Angka ini hampir menutupi biaya produksi yang mencapai $50 juta. Menurut bahasfilm, pencapaian ini tergolong biasa saja di masa pandemi.


Kesimpulan Akhir dari bahasfilm

Operation Fortune: Ruse de Guerre bukanlah film terbaik Guy Ritchie. Namun, film ini sangat menghibur untuk akhir pekan. Akting para pemain utama sangat kuat. Alurnya ringan dan mudah diikuti. Jika Anda menyukai aksi komedi tanpa beban, film ini cocok untuk Anda.

Untuk ulasan film terkini dan analisis mendalam lainnya, kunjungi langsung situs kami di bahasfilm [Internal]. Jangan lupa juga untuk mengecek artikel menarik lainnya melalui bahasfilm. Tim bahasfilm berkomitmen menyajikan konten berkualitas tinggi. Kami selalu mengutamakan pengalaman pembaca Indonesia yang mobile-first. Selamat menonton!