Tag Archives: review film

Review Film Versus (2000): Saat Zombie, Yakuza, dan Samurai Berpadu dalam Kekacauan Epik

BAHASFILM – Review film Versus harus dimulai dengan satu pertanyaan: bagaimana rasanya menyaksikan film yang terasa seperti video game yang meledak di layar lebar? Film debut Ryuhei Kitamura ini adalah jawaban paling gila atas pertanyaan itu. Dirilis perdana di Tokyo International Fantastic Film Festival pada 29 Oktober 2000, film berdurasi 120 menit ini adalah produksi independen dengan anggaran US$400.000. Dibintangi Tak Sakaguchi sebagai Prisoner…

Review Film Survive Style 5+ (2004): Absurditas dan Keindahan dalam Lima Cerita yang Saling Terkait

BAHASFILM – Review film Survive Style 5+ harus dimulai dengan sebuah pertanyaan: bagaimana rasanya menyaksikan sebuah film yang terasa seperti mimpi terburuk sekaligus mimpi terindah yang pernah Anda alami? Film debut sutradara Gen Sekiguchi ini adalah jawaban paling absurd atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 28 September 2004 setelah tayang perdana di Festival Film Locarno, Swiss pada 7 Agustus…

Review Film Tokyo Zombie (2005): Komedi Zombie Paling Santai yang Pernah Ada

BAHASFILM – Review film Tokyo Zombie harus dimulai dengan sebuah pertanyaan: bagaimana rasanya menyaksikan film zombie yang lebih sibuk mengajarkan jurus jujitsu daripada bertahan dari kiamat? Film arahan Sakichi Sato ini adalah jawaban paling absurd atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 10 Desember 2005, film berdurasi 103 menit ini diadaptasi dari manga heta-uma karya Yusaku Hanakuma. Dibintangi Tadanobu Asano sebagai Fujio dan Show Aikawa sebagai Mitsuo, film…

Review Film Death Note (2006): Adaptasi yang Setia, Meski Tak Sepenuhnya Sempurna

BAHASFILM – Review film Death Note harus dimulai dengan sebuah pertanyaan: bagaimana rasanya memiliki kekuatan untuk membunuh siapa pun hanya dengan menuliskan namanya? Film adaptasi dari manga legendaris karya Tsugumi Ohba dan Takeshi Obata ini berusaha menjawabnya. Disutradarai oleh Shusuke Kaneko [6†L8], film ini tayang perdana di Jepang pada 17 Juni 2006 melalui Warner Bros. Pictures. Dibintangi Tatsuya Fujiwara sebagai Light Yagami dan Kenichi…

Review Film Tokyo Gore Police (2008): Ledakan Darah dan Satir yang Gila dari Jepang

BAHASFILM – Review film Tokyo Gore Police harus dimulai dengan satu pertanyaan: seberapa jauh sebuah film bisa melampaui batas kekerasan dan absurditas sebelum kehilangan semua makna? Film arahan Yoshihiro Nishimura ini adalah jawaban paling ekstrem atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 1 Januari 2008 dan di Amerika Serikat pada 3 Oktober 2008 , film berdurasi 110 menit ini adalah kolaborasi antara sutradara efek…

Review Film Masters of the Universe (2026): Campy, Kacau, dan Menyenangkan

BAHASFILM – Review film Masters of the Universe harus dimulai dengan sebuah pertanyaan: akankah adaptasi live-action dari waralaba ikonik 1980-an ini berhasil menghidupkan kembali “kekuatan Grayskull” atau malah tenggelam dalam ekspektasi yang terlalu tinggi? Film arahan Travis Knight (Bumblebee, Kubo and the Two Strings) ini rilis di bioskop pada 5 Juni 2026 melalui Amazon MGM Studios. Dibintangi Nicholas Galitzine sebagai Pangeran Adam/He-Man dan Jared…

Review Film The Bow (2005): Cinta, Obsesi, dan Panah di Atas Perahu Tua

BAHASFILM – Review film The Bow harus dimulai dengan sebuah pertanyaan: sejauh mana cinta bisa berubah menjadi obsesi yang mengurung? Film arahan Kim Ki-duk (Spring, Summer, Fall, Winter… and Spring) ini adalah jawaban puitis sekaligus mengganggu atas pertanyaan itu. Dirilis di Korea Selatan pada 12 Mei 2005 dan diputar dalam sesi Un Certain Regard di Festival Film Cannes 2005, film berdurasi 90 menit ini…

Review Film The Isle (2000): Ketika Sunyi dan Kekerasan Menjadi Bahasa Cinta ala Kim Ki-duk

BAHASFILM – Review film The Isle harus dimulai dengan satu pertanyaan: sejauh mana seseorang bisa mengungkapkan cinta jika kata-kata sudah kehilangan maknanya? Film arahan Kim Ki-duk (Spring, Summer, Fall, Winter… and Spring) ini adalah jawaban paling berani atas pertanyaan itu. Dirilis di Korea Selatan pada 22 April 2000 dan diputar dalam kompetisi utama di Festival Film Venesia ke-57 pada Agustus yang sama…

Review Film Tokyo Sonata (2008): Potret Keluarga Jepang yang Hancur di Tengah Krisis Identitas

BAHASFILM – Review film Tokyo Sonata harus dimulai dengan sebuah pertanyaan: bagaimana rasanya kehilangan pekerjaan—dan identitas—di tengah masyarakat yang mengukur harga diri seseorang dari kariernya? Film arahan Kiyoshi Kurosawa ini adalah jawaban pahit sekaligus mengharukan atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 27 September 2008 setelah tayang perdana di Festival Film Cannes pada Mei 2008 , film berdurasi 120 menit ini dibintangi Teruyuki Kagawa sebagai…

Review Film 9 Souls (2003): Perjalanan Penuh Makna Sembilan Buronan di Jalan yang Berbeda

BAHASFILM – Review film 9 Souls harus dimulai dengan sebuah pertanyaan: apa yang terjadi ketika sembilan narapidana yang sangat berbeda jenis kejahatannya kabur dari penjara untuk mencari harta karun uang palsu yang dijanjikan? Film arahan Toshiaki Toyoda ini adalah jawaban absurd sekaligus tragis atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 19 Juli 2003, film berdurasi 119 menit ini dibintangi oleh Yoshio Harada sebagai Torakichi, Ryuhei…