Tag Archives: review film

Review Film Evil Dead Burn (2026): Ketika Duka Keluarga Berubah Menjadi Neraka Berdarah

BAHASFILM – Review film Evil Dead Burn harus dimulai dengan satu pertanyaan: seberapa jauh waralaba horor berusia 45 tahun ini bisa terus mendorong batas kekerasan dan ketakutan? Film arahan Sébastien Vaniček (Vermines) ini adalah jawaban berdarah atas pertanyaan itu. Dirilis di bioskop seluruh dunia pada 10 Juli 2026 melalui Warner Bros Pictures, film berdurasi 120 menit ini diproduksi oleh Sam Raimi…

Review Film The Neighbor No. Thirteen (2005): Ketika Trauma Masa Kecil Melahirkan Monster

BAHASFILM – Review film The Neighbor No. Thirteen harus dimulai dengan satu pertanyaan: apa yang terjadi ketika trauma masa kecil yang tak tersembuhkan melahirkan kepribadian ganda yang haus darah? Film debut sutradara Yasuo Inoue ini adalah jawaban mengerikan atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 28 Januari 2005, film berdurasi 115 menit ini diadaptasi dari manga Santa Inoue berjudul Rinjin 13-gō. Dibintangi Oguri Shun sebagai Juzo…

Review Film Hazard (2005): Eksperimen Liar Sion Sono di Jantung New York yang Brutal

BAHASFILM – Review film Hazard harus dimulai dengan satu pertanyaan: sejauh mana seorang pemuda Jepang yang bosan akan rela pergi untuk mencari sensasi dan bahaya? Film arahan Sion Sono ini adalah jawaban liar atas pertanyaan itu. Dirilis pada 5 November 2005 di Sapporo Film Festival, film berdurasi 103 menit ini dibintangi Joe Odagiri sebagai Shin dan Jai West sebagai Lee. Dengan skor IMDb 6,7/10 dan beragam…

Review Film Blind (2012): Ketika Indra Keenam Menjadi Senjata Melawan Kegelapan

BAHASFILM – Review film Blind harus dimulai dengan satu pertanyaan: apa yang terjadi ketika seorang mantan kadet polisi yang kehilangan penglihatannya menjadi satu-satunya saksi mata dalam kasus pembunuhan berantai? Film arahan Ahn Sang-hoon ini adalah jawaban mendebarkan atas pertanyaan itu. Dirilis di Korea Selatan pada 2011 dan diedarkan secara internasional pada 2012, film berdurasi 111 menit ini dibintangi Kim Ha-neul sebagai…

Review Film Battle Royale II: Requiem (2003): Sekuel yang Terjebak di Bayang-bayang Pendahulunya

BAHASFILM – Review film Battle Royale II: Requiem harus dimulai dengan satu pertanyaan: bagaimana rasanya menyaksikan sebuah mahakarya diikuti oleh sekuel yang nyaris menghancurkan reputasinya? Film garapan Kinji Fukasaku dan Kenta Fukasaku ini adalah jawaban menyakitkan atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 5 Juli 2003 dan diputar di Festival Film Cannes pada 18 Mei 2003, film berdurasi 133 menit ini melanjutkan kisah tiga…

Review Film Eureka (2000): Epik Pahit tentang Luka dan Penyembuhan yang Menghanyutkan

BAHASFILM – Review film Eureka harus dimulai dengan satu pertanyaan: seberapa jauh seseorang bisa tersesat dalam trauma, dan bagaimana ia bisa menemukan jalan kembali? Film arahan Shinji Aoyama ini adalah jawaban puitis atas pertanyaan itu—sebuah perjalanan epik 218 menit yang menguras emosi sekaligus menawarkan secercah harapan. Tayang perdana di Festival Film Cannes pada 18 Mei 2000 dan dirilis di Jepang pada 20 Januari 2001, film…

Review Film Picnic (1996): Puisi Visual tentang Kegilaan dan Akhir Dunia

BAHASFILM – Review film Picnic harus dimulai dengan satu pertanyaan: seperti apa rasanya berjalan di atas tembok pembatas antara kegilaan dan kewarasan? Film arahan Shunji Iwai (All About Lily Chou-Chou, Swallowtail Butterfly) ini adalah jawaban puitis atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 15 Juni 1996 melalui Fuji Television Network, film berdurasi 68–72 menit ini dibintangi Chara sebagai Coco, Tadanobu Asano sebagai Tsumuji, dan Koichi Hashizume sebagai…

Review Film Gozu (2003): Mimpi Buruk Surealis ala Takashi Miike yang Tak Terlupakan

BAHASFILM – Review film Gozu harus dimulai dengan satu pertanyaan: apa jadinya jika David Lynch dan Quentin Tarantino bertemu di Jepang dan memutuskan membuat film tentang yakuza? Jawabannya adalah Gozu—sebuah mimpi buruk surealis yang tak terlupakan. Film arahan Takashi Miike ini dirilis di Jepang pada 12 Juli 2003. Berdurasi 129 menit dan dibintangi Hideki Sone serta Show Aikawa, film yang awalnya ditujukan untuk direct-to-video ini justru terpilih untuk…

Review Film Minions & Monsters (2026): Surat Cinta Minions untuk Hollywood yang Kocak dan Mengharukan

BAHASFILM – Review film Minions & Monsters harus dimulai dengan satu pertanyaan: bisakah film ketiga dalam waralaba Minions tetap segar setelah lebih dari satu dekade kehadiran para makhluk kuning ini? Jawabannya adalah ya—dengan cara yang mengejutkan. Film garapan Pierre Coffin ini rilis di bioskop seluruh dunia pada 1 Juli 2026. Berdurasi 90 menit dan diproduksi Illumination dengan anggaran sekitar US$85 juta, film ketujuh dalam…

Review Film Jam Films (2002): Ketika Tujuh Sutradara Terbaik Jepang Berkolaborasi dalam Satu Film

BAHASFILM – Review film Jam Films harus dimulai dengan satu pertanyaan: apa yang terjadi jika tujuh sutradara terbaik Jepang pada masanya diberi kebebasan kreatif penuh untuk membuat film pendek masing-masing? Jawabannya adalah Jam Films—sebuah proyek ambisius yang dirilis di Jepang pada 28 Desember 2002. Diproduksi oleh Sega dan Amuse, film berdurasi 109–122 menit ini menghadirkan tujuh cerita independen dari para maestro…