BAHASFILM – Review film Picnic harus dimulai dengan satu pertanyaan: seperti apa rasanya berjalan di atas tembok pembatas antara kegilaan dan kewarasan? Film arahan Shunji Iwai (All About Lily Chou-Chou, Swallowtail Butterfly) ini adalah jawaban puitis atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 15 Juni 1996 melalui Fuji Television Network, film berdurasi 68–72 menit ini dibintangi Chara sebagai Coco, Tadanobu Asano sebagai Tsumuji, dan Koichi Hashizume sebagai…
Tag Archives: Japanese
BAHASFILM – Review film Gozu harus dimulai dengan satu pertanyaan: apa jadinya jika David Lynch dan Quentin Tarantino bertemu di Jepang dan memutuskan membuat film tentang yakuza? Jawabannya adalah Gozu—sebuah mimpi buruk surealis yang tak terlupakan. Film arahan Takashi Miike ini dirilis di Jepang pada 12 Juli 2003. Berdurasi 129 menit dan dibintangi Hideki Sone serta Show Aikawa, film yang awalnya ditujukan untuk direct-to-video ini justru terpilih untuk…
BAHASFILM – Review film Electric Dragon 80,000V dimulai dengan pertanyaan sederhana: apakah ini film atau serangan sensorik total? Karya sutradara kultus Sogo Ishii (alias Gakuryū Ishii) yang rilis tahun 2001 ini adalah ledakan punk berdurasi 55 menit yang sulit dilupakan. Dibintangi Tadanobu Asano (Ichi the Killer) dan Masatoshi Nagase (Mystery Train), film ini mengisahkan duel dua manusia bermuatan listrik di atap-atap Tokyo yang disajikan…
Sebagai portal yang khusus membedah karya visual, kami di BahasFilm selalu tertantang mengulik seri yang mengusung narasi sejarah dengan aksi brutal. Last Samurai Standing dari Netflix berhasil menangkap perhatian kami. Serial ini bukan hanya tontonan laga biasa. Ia adalah kajian psikologis tentang trauma dan pergulatan identitas di zaman peralihan. Ulasan dari Aaron S. Jones di Grimdark Magazine menyebut…




