Tag Archives: Japanese

Review Film 9 Souls (2003): Perjalanan Penuh Makna Sembilan Buronan di Jalan yang Berbeda

BAHASFILM – Review film 9 Souls harus dimulai dengan sebuah pertanyaan: apa yang terjadi ketika sembilan narapidana yang sangat berbeda jenis kejahatannya kabur dari penjara untuk mencari harta karun uang palsu yang dijanjikan? Film arahan Toshiaki Toyoda ini adalah jawaban absurd sekaligus tragis atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 19 Juli 2003, film berdurasi 119 menit ini dibintangi oleh Yoshio Harada sebagai Torakichi, Ryuhei…

Review Film Infection (2004): Horor Rumah Sakit yang Mencekam dan Penuh Teka-teki

BAHASFILM – Review film Infection harus dimulai dengan sebuah pertanyaan: bisakah sebuah rumah sakit yang nyaris bangkrut menjadi tempat yang lebih menakutkan daripada hantu berambut panjang sekalipun? Film arahan Masayuki Ochiai ini adalah jawaban mencekam atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 2 Oktober 2004 melalui Toho, film berdurasi 98 menit ini merupakan film pertama dari serial J-Horror Theater yang diproduseri Takashige Ichise. Dibintangi Kōichi Satō, Masanobu…

Review Film The Blood of Rebirth (2009): Eksperimen Surealis ala Toshiaki Toyoda yang Memecah Penonton

BAHASFILM – Review film The Blood of Rebirth harus dimulai dengan satu pertanyaan: bisakah sebuah film bertahan hanya dengan mengandalkan atmosfer dan musik, tanpa cerita yang koheren? Film arahan Toshiaki Toyoda ini adalah jawaban kontroversial atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 19 Desember 2009, film berdurasi 83 menit ini diangkat dari legenda abad pertengahan Jepang tentang Oguri Hangan. Dibintangi Tatsuya Nakamura sebagai Oguri, Mayuu…

Review Film Bright Future (2002): Melankolis Urban Ala Kiyoshi Kurosawa yang Menghantui

BAHASFILM – Review film Bright Future harus dimulai dengan sebuah pertanyaan: apa yang terjadi ketika dua pemuda pekerja pabrik yang terasing menjadikan ubur-ubur beracun sebagai satu-satunya teman mereka? Film arahan Kiyoshi Kurosawa ini adalah jawaban melankolis atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 18 Januari 2003—setelah tayang perdana di Festival Film Cannes pada 2002—film berdurasi 115 menit (versi Jepang) dan 92 menit (versi…

Review Film Goth (2008): Ketika Obsesi pada Kematian Menjadi Seni yang Dingin dan Memukau

BAHASFILM – Review film Goth harus dimulai dengan sebuah pertanyaan: mampukah dua siswa SMA yang terobsesi dengan kematian dan kekejaman menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar eksentrik? Film arahan Gen Takahashi ini adalah jawaban puitis atas pertanyaan itu. Diadaptasi dari novel berjudul sama karya Otsuichi yang memenangkan Honkaku Mystery Award pada 2003, film ini dirilis di Jepang pada 20 Desember 2008. Berdurasi 95…

Review Film Ichi the Killer (2001): Kekerasan Ekstrem yang Mengguncang Sinema Dunia

BAHASFILM – Review film Ichi the Killer harus dimulai dengan satu pertanyaan: seberapa jauh sebuah film bisa mendorong batas kekerasan dan tetap dianggap sebagai karya seni? Film arahan Takashi Miike ini adalah jawaban kontroversial atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 22 Desember 2001 dan diputar di Toronto International Film Festival pada 14 September 2001, film berdurasi 129 menit ini diadaptasi dari manga Hideo…

Review Film The Neighbor No. Thirteen (2005): Ketika Trauma Masa Kecil Melahirkan Monster

BAHASFILM – Review film The Neighbor No. Thirteen harus dimulai dengan satu pertanyaan: apa yang terjadi ketika trauma masa kecil yang tak tersembuhkan melahirkan kepribadian ganda yang haus darah? Film debut sutradara Yasuo Inoue ini adalah jawaban mengerikan atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 28 Januari 2005, film berdurasi 115 menit ini diadaptasi dari manga Santa Inoue berjudul Rinjin 13-gō. Dibintangi Oguri Shun sebagai Juzo…

Review Film Hazard (2005): Eksperimen Liar Sion Sono di Jantung New York yang Brutal

BAHASFILM – Review film Hazard harus dimulai dengan satu pertanyaan: sejauh mana seorang pemuda Jepang yang bosan akan rela pergi untuk mencari sensasi dan bahaya? Film arahan Sion Sono ini adalah jawaban liar atas pertanyaan itu. Dirilis pada 5 November 2005 di Sapporo Film Festival, film berdurasi 103 menit ini dibintangi Joe Odagiri sebagai Shin dan Jai West sebagai Lee. Dengan skor IMDb 6,7/10 dan beragam…

Review Film Battle Royale II: Requiem (2003): Sekuel yang Terjebak di Bayang-bayang Pendahulunya

BAHASFILM – Review film Battle Royale II: Requiem harus dimulai dengan satu pertanyaan: bagaimana rasanya menyaksikan sebuah mahakarya diikuti oleh sekuel yang nyaris menghancurkan reputasinya? Film garapan Kinji Fukasaku dan Kenta Fukasaku ini adalah jawaban menyakitkan atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 5 Juli 2003 dan diputar di Festival Film Cannes pada 18 Mei 2003, film berdurasi 133 menit ini melanjutkan kisah tiga…

Review Film Eureka (2000): Epik Pahit tentang Luka dan Penyembuhan yang Menghanyutkan

BAHASFILM – Review film Eureka harus dimulai dengan satu pertanyaan: seberapa jauh seseorang bisa tersesat dalam trauma, dan bagaimana ia bisa menemukan jalan kembali? Film arahan Shinji Aoyama ini adalah jawaban puitis atas pertanyaan itu—sebuah perjalanan epik 218 menit yang menguras emosi sekaligus menawarkan secercah harapan. Tayang perdana di Festival Film Cannes pada 18 Mei 2000 dan dirilis di Jepang pada 20 Januari 2001, film…