BAHASFILM – Review Film Kyoko vs. Yuki (2000) ini mengupas film eksploitasi bergenre splatter dan pinku (softcore erotis) garapan sutradara kontroversial Daisuke Yamanouchi . Film berdurasi pendek sekitar 52-60 menit ini menghadirkan bentrokan brutal antara dua gadis remaja—Kyoko, seorang pembunuh bayaran terlatih, dan Yuki, pelacur cilik yang mencuri koper berisi uang dan narkoba . Dengan adegan lesbian…
Tag Archives: BahasFilm
BAHASFILM – Review Film Stacy: Attack of the Schoolgirl Zombies (2001) ini mengupas film horor komedi Jepang garapan Naoyuki Tomomatsu yang diadaptasi dari novel karya Kenji Ohtsuki . Film ini berlatar dunia di mana gadis-gadis berusia 15-17 tahun berubah menjadi zombie haus darah yang disebut “Stacy”, dan pemerintah membentuk “Romero Repeat-Kill Troops” untuk memotong-motong mereka . Dengan…
BAHASFILM – Review Film Guilty of Romance (2011) ini mengupas film thriller psikologis garapan sutradara kontroversial Sion Sono yang menjadi bagian dari trilogi “Hate”-nya setelah Love Exposure (2008) dan Cold Fish (2010) . Film ini mengisahkan Izumi, seorang ibu rumah tangga yang terperangkap dalam pernikahan tanpa gairah, yang menemukan “kebebasan” melalui dunia prostitusi dan pornografi. Namun, kebebasan itu berubah…
BAHASFILM – Review Film Confessions (2010) ini mengupas film thriller psikologis Jepang garapan Tetsuya Nakashima yang diadaptasi dari novel best-seller karya Kanae Minato . Film ini berkisah tentang Yuko Moriguchi (Takako Matsu), seorang guru SMP yang membalas kematian putrinya dengan cara keji: menginfeksi susu dua murid yang diyakini sebagai pelaku dengan darah HIV positif . Dengan struktur…
BAHASFILM – Review Film Sad Vacation (2007) ini mengupas film drama Jepang garapan sutradara Shinji Aoyama yang menjadi penutup trilogi “Kitakyushu Saga” setelah Helpless (1996) dan Eureka (2000) . Film ini mengisahkan Kenji (Tadanobu Asano), pemuda yang ditinggal ibunya dan kehilangan ayah karena bunuh diri, yang berusaha membalas dendam setelah bertemu kembali dengan sang ibu. Lebih dari sekadar kisah balas…
BAHASFILM – Review Film The Host (2006) ini mengupas film monster Korea Selatan yang disutradarai oleh Bong Joon-ho, sang sutradara pemenang Oscar untuk Parasite. Film ini bukan sekadar tontonan monster biasa, melainkan perpaduan cerdas antara horor, komedi slapstick, drama keluarga, dan kritik sosial-politik yang tajam terhadap intervensi AS di Korea Selatan. Dengan alur yang berpusat pada…
BAHASFILM – Review Film Strange Circus (2005) ini mengupas film horor psikologis garapan sutradara visioner Sion Sono. Film ini bukan sekadar tontonan horor biasa, melainkan eksplorasi mendalam tentang trauma, disosiasi, dan bagaimana pikiran manusia menciptakan realitas alternatif untuk bertahan dari penderitaan. Dengan alur yang berlapis dan twist yang mengubah pemahaman penonton, Strange Circus menawarkan pengalaman sinematik yang…
BAHASFILM – Review film Shirome harus dimulai dengan sebuah pertanyaan: seberapa jauh seorang sutradara bisa membawa konsep “found footage” hingga ia menjadi sesuatu yang sama sekali baru dan membingungkan? Film arahan Kōji Shiraishi ini adalah jawaban paling gila dan eksperimental atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 13 Agustus 2010 , film berdurasi 83 menit ini adalah mockumentary horor yang memperlakukan para…
BAHASFILM – Review film Occult harus dimulai dengan sebuah pertanyaan: bagaimana rasanya menyaksikan sebuah film dokumenter tentang pembunuhan massal yang perlahan-lahan berubah menjadi perjalanan kegilaan kosmik yang tak terbendung? Film arahan Kōji Shiraishi (Noroi: The Curse) ini adalah jawaban paling mengganggu atas pertanyaan itu. Dirilis di Jepang pada 28 Februari 2009 , film berdurasi 110 menit ini bergenre found footage dan mockumentary yang disusun seperti investigasi…
BAHASFILM – Review film Three… Extremes harus dimulai dengan sebuah pertanyaan: bagaimana rasanya menyaksikan tiga sutradara terbaik Asia—Park Chan-wook, Takashi Miike, dan Fruit Chan—berkolaborasi dalam satu film horor antologi? Jawabannya: sebuah pengalaman yang mengguncang, mengganggu, dan tak terlupakan. Dirilis pada 20 Agustus 2004 dan kemudian di Amerika Serikat pada 28 Oktober 2005 , film berdurasi 125 menit ini menghadirkan tiga segmen independen:…










