bahasfilm – The Mother adalah film aksi-thriller garapan Niki Caro yang tayang di Netflix pada 12 Mei 2023. Film ini dibintangi Jennifer Lopez sebagai mantan assassin militer. Ia harus keluar dari persembunyian untuk melindungi putri yang ditinggalkan 12 tahun lalu. Bagi pencinta film aksi dengan sentuhan emosional, bahasfilm menyajikan ulasan mendalam tentang kelebihan dan kekurangan film ini. Dengan durasi 115 menit, film ini juga dibintangi Joseph Fiennes, Lucy Paez, Omari Hardwick, Paul Raci, dan Gael García Bernal.
BACA JUGA : Review Film The Host (2006): Monster, Satir, dan Keluarga dalam Satu Kemasan Bong Joon-ho
Sinopsis The Mother versi bahasfilm
Film ini mengisahkan seorang operatif militer AS tanpa nama. Ia hanya dikenal sebagai “the Mother”. Ia menjadi perantara transaksi penyelundupan senjata. Kapten SAS Adrian Lovell dan pedagang senjata Hector Álvarez adalah kliennya. The Mother terlibat secara romantis dengan kedua pria tersebut. Ia akhirnya hamil. Saat mengetahui mereka terlibat perdagangan anak, The Mother menghubungi FBI. Ia menjadi informan.
Saat diinterogasi di rumah aman, Lovell menyerbu lokasi tersebut. The Mother selamat dari serangan meskipun Lovell menusuk perutnya yang sedang hamil. Ia melahirkan bayi perempuan. Demi keselamatan sang anak, ia menyerahkan hak asuhnya. Agen FBI William Cruise berjanji mengirimkan foto setahun sekali.
Dua belas tahun kemudian, Zoe putrinya yang kini berusia 12 tahun diculik. The Mother yang tinggal di alam liar Alaska keluar dari persembunyian. Bersama Agen Cruise, ia berangkat ke Havana untuk menghadapi Álvarez. Sepanjang perjalanan, The Mother dan Zoe perlahan membangun ikatan. The Mother mengajari Zoe keterampilan bertahan hidup. Ia mengajari Zoe memburu dan menggunakan senjata.
Namun ketika Zoe terluka oleh anak serigala, keberadaan mereka terbongkar. Di akhir film, The Mother menghadapi Lovell dalam duel sniper. Pertempuran terjadi di salju Alaska yang membekukan. The Mother berhasil menembak Lovell dan mengakhiri ancaman tersebut. Zoe kembali ke ibu angkatnya. Namun ikatan yang terbangun dengan ibu kandungnya tidak akan pernah pudar. Film ditutup dengan Zoe kembali ke rumah. Lagu “This Woman’s Work” milik Kate Bush mengiringi adegan penutup. Menurut bahasfilm, momen akhir ini menjadi salah satu adegan paling mengharukan.
Spoiler & Alur Cerita The Mother dari bahasfilm
PERINGATAN SPOILER: Bagian ini mengandung bocoran alur cerita secara lengkap.
The Mother menjadi informan FBI untuk menjerat Lovell dan Álvarez. Saat diinterogasi di rumah aman oleh Agen Cruise, Lovell menyerbu lokasi tersebut. Lovell menusuk perut The Mother yang sedang hamil besar. The Mother selamat dari tusukan maut itu. Ia melahirkan bayi perempuan dan menyerahkan hak asuhnya.
Dua belas tahun kemudian, Zoe diculik oleh anak buah Álvarez. The Mother yang tinggal di Alaska keluar dari persembunyian. Ia berangkat ke Havana bersama Agen Cruise. Sepanjang perjalanan, The Mother dan Zoe membangun ikatan. The Mother mengajari Zoe keterampilan bertahan hidup.
Zoe terluka oleh anak serigala dan membutuhkan pertolongan medis. Keberadaan mereka pun terbongkar. Di akhir film, The Mother menghadapi Lovell dalam duel sniper di salju Alaska. The Mother berhasil menembak Lovell. Zoe kembali ke ibu angkatnya. Namun ikatan dengan ibu kandungnya tetap abadi. Film ditutup dengan Zoe kembali ke rumah diiringi “This Woman’s Work”. Sutradara Niki Caro menegaskan film ini tidak pernah peduli dengan identitas ayah biologis Zoe. Caro berkata, “Intinya bukan paternitas, tapi maternitas.”
Karakter dan Pemeran The Mother menurut bahasfilm
| Karakter | Pemeran | Deskripsi |
|---|---|---|
| The Mother | Jennifer Lopez | Mantan assassin militer AS, ahli sniper, tinggal di Alaska 12 tahun |
| Adrian Lovell | Joseph Fiennes | Mantan Kapten SAS, kekasih The Mother, antagonis utama |
| Hector Álvarez | Gael García Bernal | Pedagang senjata, kekasih The Mother lainnya |
| Zoe | Lucy Paez | Putri The Mother yang berusia 12 tahun |
| Agent William Cruise | Omari Hardwick | Agen FBI yang melindungi Zoe selama 12 tahun |
| Jons | Paul Raci | Rekan The Mother |
Jennifer Lopez melakukan banyak adegan stunts sendiri. Ia menjalani latihan fisik intensif untuk mempersiapkan perannya. bahasfilm mencatat ini sebagai salah satu daya tarik utama penampilannya.
Detail Pembuatan dan Naskah The Mother versi bahasfilm
Tim Kreatif:
- Sutradara: Niki Caro (juga dikenal lewat Whale Rider dan Mulan)
- Penulis Skenario: Misha Green, Andrea Berloff, Peter Craig
- Cerita: Karya Misha Green
- Sinematografer: Ben Seresin (Godzilla vs. Kong)
- Editor: David Coulson
- Musik: Germaine Franco
- Produser: Termasuk Jennifer Lopez sendiri melalui Nuyorican Productions
Produksi:
- Budget produksi: Sekitar US$43 juta
- Rumah Produksi: Vertigo Entertainment, Nuyorican Productions
- Distributor: Netflix
- Lokasi Syuting: Las Palmas, Kepulauan Canary, Spanyol, dan Smithers, British Columbia
- Rating: R (untuk kekerasan, bahasa kasar, dan penggunaan narkoba singkat)
bahasfilm menyoroti bahwa naskah film ini mengalami beberapa kali revisi. Namun tetap mempertahankan inti cerita tentang pengorbanan seorang ibu.
Sinematografi The Mother yang Diulas bahasfilm
Sinematografi film ini digarap oleh Ben Seresin. Ia sebelumnya menangani Godzilla vs. Kong. Gaya visual film ini menonjolkan lanskap Alaska yang tandus. Lanskap ini digunakan sebagai metafora visual untuk kepribadian The Mother. Karakternya digambarkan dingin dan tertutup.
Adegan aksi dikoreografikan dengan baik. Adegan pertarungan di lorong dinilai mengesankan. Namun beberapa kritikus menyoroti penggunaan focal length pendek. Hal ini membuat sebagian adegan tampak buram. Grading warna juga dinilai kurang konsisten.
Sutradara Niki Caro menyebut aksi menembak jarak jauh sebagai sesuatu yang “anehnya elegan”. Ia juga menyebutnya “anehnya terasa feminin”. Setiap aksi kekerasan dalam film ini memiliki alasan. “Alasannya dalam film ini sangat mendalam secara maternal: untuk melindungi seorang anak. Sesederhana itu.” Caro mengatakan aksi sebagian besar dilakukan “in camera” dan film umumnya syuting di lokasi nyata.
bahasfilm menganggap pendekatan ini sebagai nilai lebih. Film ini berbeda dari film aksi kebanyakan.
Poin-Poin Penting Alur The Mother dari bahasfilm
- Adegan Pembuka yang Mencekam: The Mother ditusuk di perut oleh Lovell saat sedang hamil besar. Adegan ini terjadi tepat sebelum ia masuk program perlindungan saksi FBI.
- Pengorbanan Seorang Ibu: The Mother menyerahkan hak asuh putrinya. Ia rela berpisah demi kehidupan normal dan aman bagi Zoe.
- Hidup di Alaska: The Mother menjalani hidup primitif di alam liar Alaska. Ia tinggal di sana selama 12 tahun. Ia hanya menerima satu foto Zoe setiap tahun.
- Hubungan Ibu-Anak: Hubungan The Mother dan Zoe berkembang perlahan. Mereka berubah dari orang asing menjadi memiliki ikatan yang kuat.
- Keterampilan Bertahan Hidup: The Mother mengajari Zoe tentang rantai makanan. Dialog ikoniknya: “Tidak ada yang pernah kamu makan yang tidak berasal dari kekerasan.”
- Misteri Ayah Kandung: Film sengaja tidak mengungkap siapa ayah biologis Zoe. Bukan Adrian maupun Hector. The Mother berkata “dia adalah milikku”.
- Duel Sniper: Puncak konflik antara The Mother dan Lovell terjadi di salju Alaska. Adegan ini mencekam dan menegangkan.
- Akhir yang Emosional: Zoe kembali ke ibu angkatnya. Namun ikatan dengan ibu kandungnya tetap abadi. Lagu “This Woman’s Work” oleh Kate Bush mengiringi adegan ini.
- Rekor Penonton: Film ini menjadi fenomena di Netflix. Hingga Juni 2026, total jam tayang mencapai 457,1 juta jam dengan 234,3 juta views. Film ini masuk dalam daftar 10 film berbahasa Inggris terpopuler sepanjang masa di Netflix.
bahasfilm menekankan bahwa poin-poin inilah yang membuat film ini layak ditonton. Meskipun alurnya terbilang klise, film ini tetap menghibur.
Review dan Rating The Mother di bahasfilm
Skor Rating
| Platform | Skor | Keterangan |
|---|---|---|
| IMDb | 5.6/10 | Dari 52.000+ suara |
| Rotten Tomatoes | 43% | Kritikus; 62% Audience Score |
| Metacritic | 45/100 | Menunjukkan “mixed or average reviews” |
| Google Users | 77% | Menyukai film ini |
Rangkuman Review Kritikus
Pujian:
- Jennifer Lopez mendapat pujian atas penampilannya yang kuat dan karismatik
- Koreografi aksi dan adegan pertarungan dinilai seru dan menghibur
- The Hindu menyebutnya “the best kind of lean, mean fighting machine”
Kritik:
- Alur cerita dianggap klise, formulaik, dan dapat diprediksi
- The Guardian memberi skor 20/100 dengan komentar naskah yang telah melalui banyak revisi
- Observer menyebutnya “mengecewakan, sangat biasa, dan langsung dilupakan”
- Karakter pendukung dinilai kurang berkembang
- The Hollywood Reporter (60/100): “Saya lebih memilih JLo sebagai mesin pembunuh ‘tidak ada yang main-main dengan saya atau anak saya'”
Review Audience
Penonton umumnya lebih positif. Mereka menikmati aksi cepat dan penampilan Jennifer Lopez. Namun banyak yang mengakui plotnya predictable. Film ini juga mudah dilupakan.
bahasfilm menilai film ini cocok untuk penggemar aksi ringan. Penonton tidak perlu berpikir terlalu dalam untuk menikmatinya.
Kesimpulan The Mother dari bahasfilm
The Mother adalah film aksi-thriller yang menghibur. Penampilan Jennifer Lopez memukau dan koreografi aksinya solid. Namun film ini dihantui oleh cerita yang klise dan formulaik. bahasfilm merekomendasikan film ini bagi Anda yang ingin menikmati aksi cepat. Film ini juga punya sentuhan emosi ibu-anak yang mengharukan. Asalkan tidak berekspektasi tinggi terhadap orisinalitas alur.
Film ini telah membuktikan diri sebagai fenomena di Netflix. Dengan total 457,1 juta jam tayang hingga 2026, The Mother menjadi salah satu film terlaris platform tersebut. Bagi pencinta film aksi, tontonan ini layak masuk daftar putar Anda.

