High & Low: The Worst X Cross: Sinopsis Lengkap dan Review Mendalam dari BahasFilm
Bahasfilm – High & Low: The Worst X Cross (2022) adalah film laga crossover Jepang yang mempertemukan dunia HiGH&LOW dengan manga Worst. Film ini menampilkan pertarungan epik antara SMA Oya melawan Aliansi Tiga Sekolah yang haus kekuasaan. Tim redaksi BahasFilm menyajikan analisis mendalam tentang sinopsis, karakter, hingga kualitas film ketujuh dalam waralaba ini.
Sinopsis Film High & Low: The Worst X Cross
Film ini melanjutkan kisah tiga tahun setelah peristiwa High & Low: The Worst (2019). Fujio Hanaoka, pemimpin sistem penuh waktu di SMA Oya, masih menjadi sosok terkuat. Namun, ancaman baru datang dari Kohei Amagai, pemimpin baru SMK Senomon.
Kohei membentuk Aliansi Tiga Sekolah dengan SMA Kamasaka dan SMA Ebara. Tujuan mereka adalah menghancurkan SMA Oya dan mengambil alih wilayah. Sementara itu, Fujio justru sibuk mencari petarung legendaris dari SMA Suzuran, Lao.
Serangan mendadak dari aliansi membuat Oya terdesak. Fujio harus mempertahankan teman-temannya dan menentukan siapa petarung terkuat sebenarnya.
Informasi Karakter dan Pemain Utama
Berikut adalah tabel profil tokoh dan pemain kunci yang berhasil BahasFilm rangkum:
Detail Produksi dan Sinematografi
Film ini disutradarai oleh Daisuke Ninomiya dan Norihisa Hiranuma. Naskah ditulis dengan menggabungkan elemen dari waralaba HiGH&LOW dan manga Worst karya Hiroshi Takahashi.
BahasFilm mengamati, sinematografi film mendapat pujian tinggi. Setiap sekolah memiliki identitas warna yang kuat:
- SMK Senomon: Dominasi palet merah menyala, melambangkan ambisi dan haus darah Kohei Amagai.
- SMA Suzuran: Nuansa hitam, putih, dan abu-abu yang gelap, mencerminkan kekuatan Lao yang misterius.
- SMA Oya: Kombinasi biru, putih, dan abu-abu, menunjukkan persatuan di bawah kepemimpinan Fujio.
Adegan laga adalah jiwa film ini. Koreografinya dirancang untuk terlihat brutal dan nyata, didukung peningkatan kualitas stunt work yang signifikan. Soundtrack yang dibawakan grup seperti The Rampage dan Ballistik Boyz menambah energi setiap pertarungan.
Review dan Rating Film dari Kritik
Ulasan BahasFilm terhadap The Worst X Cross menemukan bahwa film ini menerima tanggapan beragam. Berikut rincian rating dari platform ternama:
Kelebihan dan Kekurangan Menurut Kritik
Analisis mendalam dari berbagai sumber oleh BahasFilm menunjukkan pola tertentu. Film ini dipuji karena:
- Produksi Visual yang Kuat: Sinematografi dan desain kostum sekolah sangat stylish.
- Adegan Laga yang Epik: Koreografi dan stunt work menjadi highlight utama.
- Soundtrack yang Energik: Musik berhasil memompa adrenalin.
Namun, film ini juga dikritik karena:
- Alur Cerita yang Tipis: Plot sederhana dan kurang kedalaman karakter.
- Motivasi Karakter yang Lemah: Banyak karakter baru hanya menjadi pengisi.
- Ketergantungan pada Fanservice: Lebih fokus pada pertarungan dan cameo daripada narasi yang kuat.
Poin Penting dan Penjelasan Ending
Film ini menawarkan beberapa momen kunci bagi penonton setia dan baru. Berikut poin yang perlu diketahui:
- Konflik Inti: Perebutan kekuasaan bukan sekadar kekuatan fisik, tetapi juga pengaruh dan strategi.
- Dinamika Karakter: Hubungan Ryo dan Kohei yang kompleks, didasari status sosial, menjadi salah satu dinamika menarik.
- Tema Persahabatan: Di balik kekerasan, film tetap menekankan nilai loyalitas dan ikatan teman.
Spoiler Ending: Film diakhiri dengan pembentukan aliansi baru antara faksi Lao (Suzuran), Housen, dan Oya untuk menghadapi ancaman bersama di masa depan. Adegan pasca-kredit juga mengisyaratkan kembalinya Kohei Amagai sebagai ancaman yang lebih besar, menyiapkan kelanjutan cerita.
Kesimpulan dan Rekomendasi BahasFilm
High & Low: The Worst X Cross adalah film yang tahu target pasarnya. Sebagai jurnalis di BahasFilm, saya menyimpulkan bahwa film ini sangat direkomendasikan untuk:
- Penggemar setia waralaba HiGH&LOW dan manga Worst.
- Penikmat film laga sekolah Jepang (yankee movie) yang mengutamakan aksi.
- Penggemar idol yang membintangi film ini, seperti Yuta NCT 127 dan Ryoki Miyama.
Namun, film ini mungkin kurang cocok untuk penonton yang mengutamakan alur cerita kompleks, pengembangan karakter mendalam, atau yang belum mengenal dunia HiGH&LOW sama sekali.
Secara keseluruhan, film ini sukses sebagai tontonan hiburan aksi spektakuler. Visual yang stylish dan pertarungan yang seru berhasil menutupi kelemahan naratifnya. Anda dapat mengecek rating lebih detail di halaman IMDb resmi film ini untuk pertimbangan lebih lanjut
Baca juga : Review Film Joker 2019 – BahasFilm

