Review Film – Meg 2: The Trench november 2023

bahasfilmMeg 2: The Trench adalah sekuel dari film The Meg (2018). Film ini disutradarai Ben Wheatley dan tayang di Indonesia pada 2 Agustus 2023. Cerita diadaptasi dari novel The Trench karya Steve Alten, buku kedua seri Meg.

Lima tahun setelah film pertama, Jonas Taylor (Jason Statham) kembali terlibat misi eksplorasi bawah laut. Ia kini mengasuh Meiying Zhang (Sophia Cai), putri Suyin yang remaja. Misi ke Palung Mariana dipimpin Jiuming Zhang (Wu Jing), paman Meiying sekaligus peneliti oseanografi.

Masalah muncul saat penambangan ilegal di dasar laut membangkitkan makhluk prasejarah. Beberapa Megalodon raksasa muncul dan berburu secara berkelompok. Jonas dan timnya harus bertahan hidup melawan Megalodon dan monster laut purba lainnya. Di bahasfilm, kami akan membahas bagaimana konflik ini berkembang.

BACA JUGA : Review Film The Stoning of Soraya M. (2008): Kebisuan yang Mengguncang Nurani


Spoiler Ringan

Peringatan Spoiler: Bagian ini mengandung bocoran alur cerita. Lewati jika Anda ingin menonton tanpa tahu jalan ceritanya.

Sepanjang film, Jonas dan timnya menghadapi tiga Megalodon sekaligus. Dua Meg jantan besar (alpha dan beta) dan satu Meg betina bernama Haiqi yang sebelumnya ditangkap di penangkaran. Haiqi yang awalnya jinak akhirnya kawin dengan dua Meg jantan dan ikut meneror.

Adegan klimaks terjadi di sebuah pulau wisata. Megalodon muncul ke perairan dangkal dan meneror wisatawan. Jonas dan Jiuming bekerja sama menghentikan teror ini. Film berakhir dengan Jonas dan tim selamat, tetapi Haiqi berhasil melarikan diri dan diduga hamil. Ini membuka peluang untuk sekuel ketiga.

Bagi Anda yang ingin tahu lebih detail tanpa menonton, bahasfilm menyediakan ulasan spoiler lebih mendalam di artikel lainnya.


Karakter dan Pemeran

Berikut daftar lengkap karakter dan pemeran dalam Meg 2: The Trench:

KarakterPemeranDeskripsi
Jonas TaylorJason StathamAhli selam penyelamat, tokoh utama
Jiuming ZhangWu JingIlmuwan oseanografi, paman Meiying
Meiying ZhangSophia CaiPutri Suyin yang kini remaja
James “Mac” MackreidesCliff CurtisRekan setim Jonas
DJPage KennedyAnggota tim
DriscoliSienna GuilloryKarakter pendukung
MontesSergio Peris-MenchetaKarakter antagonis
JessSkyler SamuelsKarakter pendukung
RigasMelissanthi MahutPilot kapal selam

Kolaborasi Jason Statham dan Wu Jing jadi daya tarik utama film ini. Dua bintang aksi dari Barat dan Timur beradu peran dalam film monster skala besar. Di bahasfilm, kami menilai chemistry kedua aktor ini berhasil menghidupkan dinamika tim dengan baik.


Pembuatan Film dan Sinematografi

Sutradara dan Visi Kreatif

Ben Wheatley, sutradara indie Inggris (Kill ListFree Fire), dipercaya mengarahkan sekuel ini. Wheatley mengaku menyukai film pertama dan memutuskan menyutradarai Meg 2 karena “gut feeling”. Ia membuat storyboard untuk setiap frame selama pandemi. Wheatley menggambarkan proses syuting sebagai “wild fever dream” (mimpi demam liar).

Sinematografi

Sinematografer Haris Zambarloukos menangani urusan visual. Pengambilan gambar dilakukan di Warner Bros. Studios Leavesden (Inggris) dan Phuket (Thailand).

Menariknya, seluruh adegan bawah laut tidak difilmkan di laut sungguhan. Adegan dibuat di tangki indoor D Stage, Leavesden, kedalaman 6 meter dan lebar 20 meter. Teknik “dry for wet” digunakan untuk menciptakan ilusi adegan bawah laut.

Visual Effects (VFX)

Efek visual jadi tulang punggung film ini:

  • DNEG sebagai mitra VFX utama mengerjakan 732 shot VFX
  • Scanline VFX berkontribusi 590 shot di 20 sequence, termasuk gurita raksasa CG
  • Milk VFX terlibat dalam sequence pembuka dengan kapal kargo CG dan lingkungan lautan CG

Untuk menciptakan gurita raksasa, tim Scanline VFX melakukan riset ke pasar ikan. Mereka mempelajari anatomi gurita sungguhan. Detail seperti ini menjadi alasan mengapa bahasfilm merekomendasikan film ini bagi pecinta efek visual spektakuler.


Meg 2: The Trench – Poin-Poin Penting dan Menarik

Berikut poin-poin penting yang membuat Meg 2: The Trench layak ditonton:

  1. Tiga Megalodon Sekaligus Berbeda dengan film pertama yang hanya satu Megalodon, sekuel ini menghadirkan tiga Meg raksasa yang berburu berkelompok.
  2. Kolaborasi Jason Statham dan Wu Jing — Dua bintang aksi dari Barat dan Timur beradu peran dalam film monster skala besar.
  3. Monster Laut Purba Lainnya Selain Megalodon, film ini juga menampilkan gurita raksasa dan makhluk prasejarah lainnya.
  4. Setting Pulau Terpencil Film menghadirkan pulau terpencil yang menyimpan rahasia hewan-hewan purba.
  5. Aksi Lebih Liar Elemen aksi dalam Meg 2 disebut lebih liar dan menggila dibandingkan film pertamanya.
  6. Meg Betina “Haiqi” Terinspirasi dari novel, film menghadirkan Meg betina yang sebelumnya ditangkap dan dilatih.
  7. Penambangan Ilegal sebagai Pemicu Konflik dipicu oleh operasi penambangan bawah laut ilegal yang membangkitkan makhluk purba.

Review dan Rating

Skor dari Agregator Terkemuka

PlatformSkorKeterangan
IMDb⭐ 5.0 / 10Dari 104.817+ suara
Rotten Tomatoes (Kritikus)27%Rotten / umumnya tidak menguntungkan
Rotten Tomatoes (Audience)~72%Cukup baik dari penonton
Metacritic (Kritikus)40 / 100Mixed or average reviews
Metacritic (Audience)6.2 / 10

Data Tambahan

InformasiDetail
BudgetUS$129 juta
Pendapatan Box OfficeUS$394–398 juta
Durasi1 jam 56 menit
RatingPG-13
Tanggal Rilis Indonesia2 Agustus 2023

Sorotan Ulasan

Film ini menerima ulasan beragam dari kritikus. Di satu sisi, Meg 2: The Trench dianggap “mudah diterima penonton secara luas karena murni menyuguhkan kegilaan antara manusia versus megalodon”. Namun banyak kritikus menyoroti kelemahan logika cerita.

Meski mendapat ulasan buruk dari kritikus (27% di Rotten Tomatoes), film ini sukses secara komersial. Meg 2 meraup US$142 juta di akhir pekan pembukaannya. Skor penonton di Rotten Tomatoes mencapai 72%, menunjukkan film ini “kebal kritik” dan tetap dinikmati penonton awam.

Menurut bahasfilm, perbedaan skor kritikus dan penonton ini menunjukkan Meg 2: The Trench berhasil memenuhi ekspektasi sebagai hiburan aksi monster tanpa pretensi.


Kesimpulan

Meg 2: The Trench adalah film monster yang tidak berpura-pura jadi lebih dari sekadar tontonan menghibur. Dengan visual effects mengesankan, aksi lebih besar dari film pertama, dan kehadiran Jason Statham serta Wu Jing, film ini berhasil memenuhi ekspektasi penonton yang mencari hiburan aksi monster tanpa beban.

Meski menuai kritik tajam dari para kritikus, kesuksesan komersialnya membuktikan film ini punya tempat di hati penikmat genre creature feature. Bagi pembaca Indonesia yang menyukai film aksi spektakuler dengan sentuhan horor dan adegan bawah laut mendebarkan, Meg 2: The Trench layak masuk daftar tontonan.

Demikian ulasan lengkap dari bahasfilm. Untuk review dan analisis film lainnya, kunjungi terus bahasfilm Jangan lupa bagikan artikel ini jika bermanfaat!